post

“Praktik Terbaik untuk Mengoptimalkan Web Bisnis”

                Praktik Terbaik untuk mengoptimalkan web bisnis adalah salah satu cara untuk website harus optimal. Aplikasi yang sedang berkembang dan populer saat ini adalah pemrograman website. Website biasanya digunakan untuk membuat cv, compani profile, dan portal berita. Saat ini aplikasi website sudah mampu digunakan untuk kegiatan Enterprise.

                Website yang optimal lebih disukai oleh google daripada website yang kurang optimal. Website yang waktu loadingnya lebih dari 3 detik cenderung ditinggalkan oleh user. Maka website yang optimal akan lebih mudah muncul di pencarian google daripada yang kurang optimal dan akan banyak menarik banyak user untuk mengunjungi website anda.

                gtmetrix adalah salah satu penyedia layanan analisis website yang banyak digunakan oleh pengembang wordpress saat ini. Website dapat dianalisis performanya data yang didapatkan bisa digunakan sebagai dasar untuk mengoptimalkan website yang dibuat.

                Ada beberapa tips yang disampaikan oleh Ivan Kristianto seorang WordPresss Enginer khususnya pengoptimasian wordpress.

1. Penggunaan plugin terlalu banyak

                Penggunaan plugin yang terlalu banyak akan membuat website berat karena banyak kode yang di laod dan belum tentu juga plugin tersebut digunakan.

2. Penggunaan plugin bajakan

                Plugin bajakan sangat berbahaya bagi website, dikarenakan banyak script yang tidak dikenal yang disisipkan pada plugin. bisa saja website terkena serangan dari luar, dan hal ini yang sangat berbahaya.

3. Pastikan kode tidak diencript

                Plugin yang kode diencript berpeluang besar di sisipi kode backdoor.

4. Melakukan kode audit

                Sebelum website go life, sebaiknya website dilakukan audit terlebih dahulu dengan demo. sehingga pada saat go life tidakterjadi masalah serius.

                Selain dari sisi wordpress banyak juga yang diperhatikan dari sisi content. Ukuran gambar yang digunakan maksimal 150kb, jumlah ukuran dan jumlah css yang tidak efisien, javascript yang terlalu banyak, icon yang banyak, dan penggunaan font yang bermacam macam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *